smart fortwo, Roadster Kecil yang Nakal

- detikOto
Senin, 06 Des 2010 13:31 WIB
Denpasar - Tahun 1972 lalu, Mercedes-Benz sudah memikirkan kalau tahun 2000 adalah masa-masanya kemacetan mendera dunia. Kemacetan akan diperparah di mana-mana apabila dunia tidak memiliki mobil yang memiliki ukuran kecil.

Di samping macet, desainer dan pemikir Mercedes-Benz pun memperkirakan bahwa dunia akan mengalami kesulitan energi jika tidak ada mobil yang hemat BBM.

Berawal dari situlah, muncul pertama kali konsep kendaraan ekstra kecil yang berukuran tidak lebih dari 2,5 meter dengan sumbu roda 1,5 meter dan hanya sanggup mengangkut 2 penumpang.

Konsep tersebut dimatangkan lagi oleh desainer muda Gerhard Stein di 1981. Stein menawarkan Mercy sebuah mobil kecil 3 silinder yang berkapasitas 1.000 cc dengan kekuatan 41 hp bertransmisi otomatis. Mobil kecil ini mampu berbelok dalam sudut 15 derajat dan hanya membutuhkan ruang selebar 5,7 meter untuk berputar.

Singkat kata di tahun 1990an, tepatnya 1997 tim Mercy akhirnya mewujudkan mobil konsep itu dalam bentuk smart fortwo di Frankfurt Motor Show.

10 Tahun berlalu, smart kemudian meluncurkan model fortwo generasi kedua pada 2007. Mercy meningkatkan performa, memperkecil konsumsi bahan bakar dan emisinya. Desain baru juga diusung agar smart fortwo makin modern. smart fortwo kini makin terlihat di Eropa, Amerika, Brasil dan China.

Itulah sejarah singkat kelahiran smart fortwo di dunia. Dan kini, Mercy akhirnya menapakkan smart fortwo di jalanan di tanah air. Jakarta dan Bali merupakan 2 tempat pertama persinggahan smart fortwo. Kota lain bukan mustahil bakal menjadi tempat ketiga.

"Tadi ada orang Surabaya yang menanyakan kapan mobil ini akan dibawa ke sana. Kami kini tengah menyiapkan segalanya agar mobil ini bisa tiba di Surabaya," janji Presdir PT Mercedes-Benz Indonesia Rudi Borgenheimer.

Dengan menamainya sebagai mobil kompak, mobil ini disiapkan Mercy untuk memecahkan masalah mobilitas yang makin cepat serta beban lingkungan yang makin berat.

Jadi bagaimana rasanya mengendarai mobil terkecil di Indonesia ini? Ketika saya memasuki mobil kecil versi cabrio, awalnya sempat berpikir "Ah pasti sempit". Namun ternyata saya salah.

Ruang kaki sangat luas, bahkan Anda masih bisa mendorong kursi lebih jauh lagi ke dalam. Bule yang posturnya besar saja masih bisa duduk dengan nyaman, apalagi orang Indonesia ya.

Anda tidak merasa tengah mengendarai mobil yang memiliki panjang 2,6 meter. Memang begitu menoleh ke belakang pandangan Anda akan langsung terhalang dengan pilar smart fortwo di bagian belakang. Tetapi pandangan dari spion mengobati hal itu.

Di bagian dalamnya, Anda bisa menemui dua instrumen yang menonjol di dashboard yakni rev counter dan jam. Jamnya bukan jam digital tetapi jam biasa yang didesain sama dengan rev counter.

Interiornya memang terasa biasa saja. Namun harga yang cukup mahal untuk smart fortwo paling mewah ini yakni 269 juta (off the road) dibayar untuk teknologi yang tertuang di perut smart fortwo.

Seperti pada transmisi. Gearbox smart termasuk berbeda dari mobil transmisi otomatis kebanyakan.

Anda bisa memilih softip atau softouch. Softip (seperti triptonik) memungkinkan kita untuk mengganti gigi transmisi sesuai keinginan. Ini bisa digunakan ketika mengendarai smart di jalanan yang menanjak.

Kemudian softouch, mobil berada dalam mode full otomatis 5 percepatan. Untuk beralih dari mode softouch ke softip atau sebaliknya tingal tekan tombol di yang berada di tuas transmisi. Gampang.

Langsung saja, pedal gas ditekan. Karakter pedal gasnya memang berat, smart fortwo sepertinya harus kita tekan agak dalam agar mau langsung ngacir. Begitu juga dengan rem, karakternya agak berat khas mobil-mobil keluaran Eropa. Suara raungan mesin 999 cc-nya juga kadanya masuk menyelusup ke kabin.

Menyusuri kawasan di Bali dengan kontur perbukitan, dan jalanan berbelok, saya ingin mencoba handlingnya. Di luar dugaan, ibarat roadster kecil yang nakal smart fortwo memiliki handling yang cukup lumayan untuk mobil kecil.

Mobil serasa melekat di aspal meski melaju dengan lincah pada kecepatan sekitar 60-80 km per jam. Handling smart merupakan salah satu poin plus mobil ini.

Sayang kami tidak bisa menjajal topspeed mobil ini, dengan daya 71 hp dan torsi 92 Nm, Mercy mengklaim mobil cabrio bisa melaju hingga 145 km per jam dengan akselerasi 0-100 km per jam dalam waktu 13 detik. Namun dengan konsumsi BBM yang irit, yakni 1:21.

Konsumsi BBM makin irit lagi berkat micro hybrid drive. Mobil bisa berhenti sendiri mesinnya jika direm dan dalam keadaan berhenti. Namun langsung menyala ketika gas ditekan.

Sayangnya karena hanya memiliki 2 penumpang plus pengendaranya, mobil ini kalau di Jakarta akan mengalami kendala dari aturan 3 in 1. Namun Mercy meyakini, penerapan ERP sebagai ganti dari aturan 3 in 1 pada tahun depan akan membuat smart diterima di pasar tanah air. Apalagi targetnya cukup besar untuk ukuran mobil kecil yang mahal yakni 750 unit tahun depan.

Spesifikasi smart fortwo cabrio 71 hp mhd
Mesin3 silinder in line
Kapasitas mesin 999 cc
Daya maksimum71 hp pada 5.800 rpm
torsi maksimum92 Nm pada 2.800 rpm
rasio kompresi 11,4:1
Topspeed 145 km per jam
akselerasi 0-100 km per jam 13,7 detik
Dimensi (PxLxT)2.695x1.559x1.565 (mm)
Kapasitas bagasi
220-340 liter
  (ddn/ddn)