Kenyataan itu dikarenakan belum jelasnya peraturan pemerintah RI untuk arah industri otomotif dalam negeri kedepan. Apakah mobil ramah lingkungan atau mobil murah.
"Seharusnya pemerintah RI menetapkan sejak dini peraturan agar pemain industri otomotif di RI dapat segera berbenah, mobil murah atau mobil ramah lingkungan," kata Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy ketika dihubungi detikOto, Kamis (251/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Honda berkonsep hatchback itu agak beda. Itu mobil hybrid tapi sport. Berarti mobil yang bisa ngebut dengan kadar gas buang yang sedikit.
Kalau untuk kategori kendaraan ramah lingkungan, mobil Honda CR-Z masuk, tetapi tidak untuk mobil murah. Sebab CR-Z mobil mahal. "Dan kita agak bingung masang harga untuk Indonesia," ucap Jonfis.
Lagian seperti apa yang diminta Jonfis, pemerintah hingga kini belum menetapkan peraturan apakah mobil murah atau mobil ramah lingkungan untuk iklim otomotif dalam negeri.. "Pemerintah tetapkan saja dulu peraturan itu," imbuh Jonfis.
Di balik kap mesin Honda CR-Z terdapat mesin hybrid yang mengusung mesin i-VTEC 1,5 liter dan juga tenaga baterai Integrated Motor Assist (IMA). Honda CR-Z mencatat konsumsi bahan bakar 1 liter untuk menempuh jarak 25 kilometer untuk pemakaian di dalam kota.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta