SIM Smart Hanya untuk Orang Berkelas?

SIM Smart Hanya untuk Orang Berkelas?

- detikOto
Selasa, 16 Nov 2010 16:21 WIB
SIM Smart Hanya untuk Orang Berkelas?
Jakarta - Metode SIM Smart dinilai hanya digunakan oleh masyarakat berkelas, sementara pengguna sepeda motor tidak mungkin memanfaatkan SIM Smart. Karena SIM Smart ini pada dasarnya sama dengan metode e-Tol yang dilakukan pengelola tol, baik PT Jasa Marga maupun PT CMNP,

Rasio pengguna e-Tol lebih kecil ketimbang pengguna tol bayar menggunakan uang kertas. Orang lebih memilih menggunakan uang kertas meski mengantri dan sukar menggunakan kartu e-Tol.

"Itu kan seperti e-Tol. Namun nyatanya pengguna e-Tol tidak banyak. Orang lebih suka bayar dengan uang kertas. Mengapa demikian terjadi? karena pengendara malas untuk mengurusnya. Keuntungan e-Tol hanya sesaat begitu lewat pintu tol pengguna kena macet lagi. Tidak hanya itu, pengguna e-Tol juga hanya mobil berkelas," jelas ketua bidang 2 APV Club Jakarta, Meistri Restiadi ketika dihubungi detikOto, Selasa(16/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitupun yang ditakutkan akan terjadi pada SIM Smart. Mana mungkin pengguna sepeda motor mau ribet ngurus SIM Smart," tambahnya.

Meistri menegaskan masyarakat biasa seperti pengguna sepeda motor tidak suka dipusingkan dengan urusan SIM Smart. Belum lagi harus mengisi saldo maksimal Rp 5 juta yang jelas-jelas menguras kantong.

"Pengguna jalan seperti masyarakat menengah ke bawah tidak mau dipusingkan dengan hal itu. Sudah harus buat SIM, terus harus ngisi saldo pula. Sepertinya itu tidak efektif dan sangat menyusahkan. Polisi salah menerapkan SIM Smart," tandas Meistri.

Karenanya, Meistri menyarankan kepolisian RI harus mengubah metode SIM Smart. "Harus ada cara lainnya yang lebih efektif untuk mengatur pengguna jalan," sarannya. (ikh/syu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads