Agar si Tuk Tuk ini menarik bagi pasar Eropa, kendaraan roda tiga ini akan dilengkapi dengan motor listrik dan baterai sehingga bisa beroperasi sekitar 8 jam atau 70-80 km.
"Kami menggunakan baterai terbesar pada tahap awal, kemudian merancang kendaraan sesuai dengan baterainya," ujar Chief Engineer Tuk Tuk Eropa, Dennis Harte, seperti dilansir Autoevolution, Senin (25/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produsennya akan mengembangkan Tuk Tuk dalam tiga versi, yakni tiga tempat duduk, enam tempat duduk dan kargo, dengan kisaran harga mulai dari 11.000 euro (Rp 137 juta) sampai 14.000 euro (Rp 175 juta).
Di beberapa negara Asia seperti Thailand, India dan Kamboja, Tuk Tuk menjadi salah satu alat transportasi umum yang lincah dan dapat diandalkan di tengah kepadatan lalu lintas. Bagimana dengan Indonesia, tertarik?
Negeri AS pun sudah mencicipi Tuk Tuk ini.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Guru ASN Gugat Aturan Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE