Sudah berbulan-bulan sejak kasus fuel pump jebol pertama kali terdengar. Namun hingga kini, belum ada yang mengaku bertanggung jawab terkait masalah itu.
Padahal kasus yang merebak mulai Juni itu telah menelan banyak kerugian.
Diperkirakan ada ribuan pompa bensin (fuel pump) di tangki mobil jebol tanpa sebab yang jelas.
Banyak pihak menduga hal itu terjadi karena menurunnya kualitas Premium yang banyak dipakai masyarakat ketika itu. Tapi Pertamina yang memproduksi Premium tetap membantah itu terjadi karena rendahnya kualitas produk buatannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah tes tidak lama setelah masalah itu merebak, tapi tidak ditemukan masalah di Premium. Kita juga sampai sekarang bingung kenapa kemarin ada fenomena seperti itu," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, M Harun di sela-sela Market Trial Pertamax Racing di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/10/2010).
Karena masalah itu, ratusan mobil konsumen yang tergabung dalam berbagai komunitas mobil lintas merek, tipe dan tahun terkena masalah dan fuel pump mereka jebol.
Bahkan ada operator taksi yang mengaku ribuan mobil taksi yang dimilikinya jebol di bagian fuel pump. Hingga kini tidak jelas siapa yang salah di kasus tersebut. Pertamina-kah, produsen mobil atau komponen, SPBU, atau malah konsumen yang salah. Semua tidak jelas. Namun meski begitu fenomena fuel pump jebol akhir-akhir ini mulai mereda.
Dan bahkan ada beberapa kalangan yang mensinyalir kasus fuel pump jebol hanya terjadi di pertengahan tahun saja. Di awal tahun dan di akhir tahun, kasus fuel pump rusak seperti mereda.
Pertamina menurut Harun sudah menjual Premium dengan kualitas yang sudah ditentukan pemerintah dan BP Migas. Mereka tidak mungkin menurunkan standar tersebut karena akan berakibat fatal pada kelangsungan bisnisnya.
"Kami juga tidak tahu (kenapa bisa sampai ada kasus fuel pump jebol), yang
jelas, Premium kami tidak ada masalah. Setelah kami tes semua masih on spek," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...