Bahkan Pertamina sudah berani mematok penjualan bahan bakar yang memiliki oktan RON 100 pertahunnya bisa mencapai 6.000 kiloliter (KL).
"Event balap entah itu mobil atau motor makin hari makin banyak. Karena itu per tahun kami targetkan Pertamax Racing ini dapat terjual 6.000 kiloliter," ungkap Vice President Corporate Communication Pertamina, M Harun di sela-sela Market Trial Pertamax Racing di sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahan bakar ini juga sudah melalui beragam macam proses hingga akhirnya dapat dikatakan memenuhi standar internasional dari Federation International Motor (FIM) dan Federation International Automobile (FIA) dan mampu menahan kompresi hingga 11:1.
"Sementara untuk harganya kita masih hitung keekonomiannya. Tapi yang pasti kami ingin harganya kompetitif dari kompetitor," ujar Deputy Direktur Pemasaran Pertamina Hariyoto Saleh.
Rencananya Pertamax Racing ini akan dipasarkan dalam sebuah kemasan yang berisi 20 liter Pertamax Racing. Kabarnya bahan bakar anyar ini akan dilepas dengan harga sekitar Rp 40 ribu perliter.
Hari ini Pertamina menggelar road test Pertamax Racing dengan beberapa pembalap nasional mulai dari Alvin Bahar, Ahmad Jayadi, Rifat Sungkar, Dwi Satria, dan Rafid Topan.
"Saya biasanya pakai Pertamax Plus, tapi ketika mencoba Pertamax Racing ini, tarikan jadi lebih enteng," kata Rifat usai mencoba mengitari Sirkuit dengan Pertamax Racing.
Senada dengan Rifat, pembalap lain juga mengamini pernyataan Rifat tersebut.Β
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India