Pemerintah Iran seperti dilaporkan ISNA dan dilansir Autoevolution, Selasa (12/10/2010) mengancam akan menghentikan impor suku cadang Peugeot ke Iran.
Saat ini Iran memang memproduksi beberapa model antara lain 405 dan 206 yang merupakan dua model terbanyak yang beredar di jalanan Iran. Tapi beberapa suku
cadang mobil ini masih di impor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rahimi.
Selain Peugeot, perusahaan mobil Prancis lainnya, Renault juga bekerja sama dengan dua perusahaan lokal Saipa dan Iran Khodro untuk memproduksi mobil model
Logan. Karena itulah, Rahimi mengingatkan perusahaan Prancis itu agar tidak main-main dengan mereka.
"Sebagian dari industri otomotif Perancis akan kolaps," kata dia.
Sementara produsen mobil Korea Selatan, KIA yang memproduksi model Pride di Iran sudah memutuskan untuk berhenti bekerja menyusul sanksi internasional yang
dikenakan pada negara tersebut akibat masalah program nuklir.
Iran sendiri dalam hal volume produksi mobil tahunan menempati peringkat 18 di dunia berkat ekspor produk-produknya ke berbagai negara di dunia, terutama
negara-negara di Timur Tengah, Eropa Timur dan negara-negara di Amerika Latin.
Industri otomotif di negara pimpinan Mahmoud Ahmadinejad ini sendiri merupakan industri kedua terbesar setelah sektor minyak dan menyediakan sekitar 500.000 pekerjaan, serta peluang yang disediakan oleh sektor tidak langsung di bidang otomotif seperti bengkel dan lain sebagainya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi