Iran Ancam Bangkrutkan Peugeot

Iran Ancam Bangkrutkan Peugeot

- detikOto
Selasa, 12 Okt 2010 07:28 WIB
Iran Ancam Bangkrutkan Peugeot
Teheran - Sanksi yang diberikan dunia internasional pada Iran nampaknya mulai menunjukan hasil yang negatif. Produsen mobil Peugeot kemungkinan akan pailit di negeri Persia itu.

Pemerintah Iran seperti dilaporkan ISNA dan dilansir Autoevolution, Selasa (12/10/2010) mengancam akan menghentikan impor suku cadang Peugeot ke Iran.

Saat ini Iran memang memproduksi beberapa model antara lain 405 dan 206 yang merupakan dua model terbanyak yang beredar di jalanan Iran. Tapi beberapa suku
cadang mobil ini masih di impor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika kita memutuskan menghentikan impor, kita bisa membawa Peugeot menuju kebangkrutan. Jika kita menghentikan impor suku cadang Peugeot mulai besok, penjualan perusahaan ini akan turun sebesar US$ 2,5 miliar," ancam Wakil Presiden Iran Mohammad Reza
Rahimi.

Selain Peugeot, perusahaan mobil Prancis lainnya, Renault juga bekerja sama dengan dua perusahaan lokal Saipa dan Iran Khodro untuk memproduksi mobil model
Logan. Karena itulah, Rahimi mengingatkan perusahaan Prancis itu agar tidak main-main dengan mereka.

"Sebagian dari industri otomotif Perancis akan kolaps," kata dia.

Sementara produsen mobil Korea Selatan, KIA yang memproduksi model Pride di Iran sudah memutuskan untuk berhenti bekerja menyusul sanksi internasional yang
dikenakan pada negara tersebut akibat masalah program nuklir.

Iran sendiri dalam hal volume produksi mobil tahunan menempati peringkat 18 di dunia berkat ekspor produk-produknya ke berbagai negara di dunia, terutama
negara-negara di Timur Tengah, Eropa Timur dan negara-negara di Amerika Latin.

Industri otomotif di negara pimpinan Mahmoud Ahmadinejad ini sendiri merupakan industri kedua terbesar setelah sektor minyak dan menyediakan sekitar 500.000 pekerjaan, serta peluang yang disediakan oleh sektor tidak langsung di bidang otomotif seperti bengkel dan lain sebagainya.


(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads