Produsen mobil asal negeri jiran Proton pun menyayangkan isu tersebut. Namun Proton pun siap membenahi bila memang ada mobil Proton yang terkena sweeping.
Hal tersebut diungkapkan oleh General Manager PT Proton Edar Indonesia Mazlan kepada detikOto di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat disayangkan ada isu seperti itu, walaupun itu hanya dari sekelompok kecil masyarakat. Tapi bila memang ada mobil Proton yang rusak akibat sweeping, misalnya saja baret, kami siap mengecat dan memperbaiki mobil itu gratis," papar Mazlan.
Mazlan juga menjelaskan kalau hubungan Indonesia dan Malaysia juga tidak mempengaruhi kinerja penjualan mobil Proton di Indonesia.
Sebab kalau di tahun 2009 PEI sanggup menjual 2.179 unit mobil mereka di Indonesia, di tahun 2010 hingga bulan Agustus silam Proton berhasil melepas 1.619 unit mobil dari 36 outlet yang mereka miliki di seluruh Indonesia.
Dan dengan sisa waktu 4 bulan di tahun 2010 ini, Mazlan yakin hasil penjualan tahun ini lebih baik dari tahun lalu. "Kami yakin bisa melewati angka tahun lalu. Target kami 2.500 unit dan itu bisa tercapai bersamaan dengan meningkatnya pasar mobil Indonesia," imbuh Mazlan.
(syu/ddn)
