Subsidi Distop, Penjualan Prius di Jepang Bisa Drop

Subsidi Distop, Penjualan Prius di Jepang Bisa Drop

- detikOto
Rabu, 01 Sep 2010 13:43 WIB
Subsidi Distop, Penjualan Prius di Jepang Bisa Drop
Tokyo - Beberapa tahun belakangan ini, berkat program subsidi mobil hijau dari
pemerintah Jepang, Toyota Prius anteng memuncaki pimpinan sebagai mobil hybrid terlaris di Jepang.

Tapi, sebentar lagi program subsidi pajak tersebut akan berakhir, sehingga banyak pengamat memprediksikan Toyota Prius tidak akan sejaya dulu setelah subsidinya dihentikan. Benarkah?

Tokyo Toyopet Motor Sales Co. New-car Sales Chief, Hiromi Inoue, mengatakan kalau jaringan dilernya sudah bersiap menghadapi ancaman keruntuhan singgasana Prius sebagai hybrid terlaris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pesanan untuk Prius memang mulai menurun dari sebelumnya rata-rata 20 unit perhari sejak Juni sampai Agustus, tapi kita akan menguatkan diri untuk menghadapi krisis tersebut," ujarnya seperti dilansir Carscoop, Rabu (1/9/2010)

Beberapa pengamat mengatakan, para diler-diler Toyota dapat menyelamatkan penjualan Prius dengan memberikan insentif berdasarkan kebijakan internal mereka masing-masing.

Tapi diler-diler Toyota juga sudah kebolongan dompet karena sebelumnya harus mengeluarkan biaya besar-besaran untuk menutupi kasus recall produk-produk Toyota.

Rencana lainnya, mereka harus lebih bekerja keras untuk memberikan pengertian kepada para pelanggan Toyota, seberapa besar keuntungan mereka ketika membeli sebuah mobil hybrid.

Sebelumnya, dengan adanya program subsidi mobil hijau tersebut, masyarakat Jepang bisa menukarkan mobil mereka yang telah berusia di atas 13 tahun dengan Prius.

(bgj/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads