Pengguna Mobil Harus Sadar Diri Dan Tidak Pakai BBM Subsidi

Pengguna Mobil Harus Sadar Diri Dan Tidak Pakai BBM Subsidi

- detikOto
Rabu, 01 Sep 2010 10:17 WIB
Pengguna Mobil Harus Sadar Diri Dan Tidak Pakai BBM Subsidi
Jakarta - Penggunaan bahan bakar bersubsidi seperti Premium dianggap tidak tepat sasaran. Para pengguna mobil yang rata-rata tingkat ekonominya mapan diharapkan sadar diri dan tidak lagi menggunakan bahan bakar bersubsidi.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Agus Budi Hartono disela-sela sebuah diskusi di FCone, FX Sudirman, di Jakarta, Selasa (31/8/2010).

"Para pengguna mobil diharapkan sadar dan tidak lagi pakai bensin bersubsidi," ujar Agus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebab konsumsi Premium yang disubsidi pemerintah saat ini lebih banyak dinikmati kalangan atas. Dalam penelitian BPH Migas, rakyat miskin hanya menikmati subsidi bensin hanya setiap Rp 11 ribu perbulannya.

Sementara kalangan mampu malah menikmati subsidi pemerintah lebih dari sepuluh kali lipatnya yakni mencapai Rp 120 ribu.

"Karena itulah yang merasa punya mobil produksi diatas tahun 2005 semestinya sadar dan tidak menggunakan bensin bersubsidi," tegas Agus.

"Kalau perlu nanti dikeluarkan stiker khusus untuk pengguna mobil yang berusia muda agar tidak bisa lagi mengisi bensin bersubsidi di SPBU. Aturan pembatasan bensin bersubsidi ini harus segera dibuat," pungkasnya.

Karena bila tidak, diperkirakan bulan Oktober mendatang jatah BBM bersubsidi akan habis. Dan tragisnya itu dihabiskan oleh pihak yang mampu dan seharusnya tidak menikmati subsidi untuk rakyat kecil ini.

"Konsumsi Premium kita 23,3 juta liter perbulan dan kita masih defisit," keluh Agus.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads