"Di tol Pondok Indah, pulang syuting jam 2 pagi, gue geber Audi gue sampai 210 km/jam," bukanya saat ditemui di Studio 6 RCTI, Selasa (23/8/2010).
Tentunya, agar tetap anteng dikebut, Audi A4 miliknya tidak tampil standar pabrikan, karena dari bodikitnya saja sudah diganti agar ceper dan menjadi lebih akrab dengan permukaan aspal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adik kandung Nadine Chandrawinata ini pun sudah mengaplikasikan Speed Turbo pada sebonggol mesin Audi A4 miliknya, juga dilengkapi dengan Turbo Extension, selain beberapa detil mesin yang sudah terkena rombakan.
Ia memilih merek Audi karena menganggap mobil Eropa itu standarnya pun mengusung standar Eropa, jadi tidak perlu banyak diubah sudah sangat kental nuansa Eropanya.
Padahal, dalam empat tahun terakhir ini saja, Marcell mengaku sudah mengganti mobilnya sampai empat kali, mulai dari Honda Estilo yang juga disematkan turbo intercooler.
Setelah itu, Toyota Harrier menjadi kendaraan sehari-harinya, cukup dengan hanya menggusur pelek bawaan pabrik, baru kemudian beralih pada mobil Eropa, BMW.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih