Tapi bagi BMW lebih baik mempertahankan harga jual saat ini daripada menaikkan harga karena masalah-masalah tadi.
Sebab sekarang, permintaan masyarakat Indonesia pada mobil mewah terlihat mulai meningkat. Jadi peningkatan harga yang terlalu tinggi dianggap malah akan merugikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan terus mempertahankan harga sekarang. Belum akan mengikuti faktor-faktor tadi," ujar Ramesh.
Sebab bagi industri otomotif, stabilitas harga jual sangat mempengaruhi psikologi pasar dan akan membuat kecewa beberapa konsumen. "Apalagi demand lagi tinggi," tambahnya.
"Kalau bisa, kami ingin mempertahankan harga jual mobil BMW ini untuk jangka waktu yang lama," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak