Hasil uji laboratorium yang dilakukan Lemigas membuktikan premium bukanlah penyebab rusaknya fuel pump mobil seperti yang diisukan beberapa waktu lalu.
"Secara umum Premium 88 yang diambil dari tangki timbun di pool taksi dan SPBU serta dispenser di SPBU memenuhi spesifikasi yang ditetapkan pemerintah," ujar Kepala BPH Migas, Tubagus Haryono dalam pesan singkatnya kepada detikOto, Rabu (18/8/2010)
Namun, hasil lab terhadap sampel premium yang diambil dalam uji petik yang dilakukan BPH Migas itu juga menemukan adanya sampel bensin premium 88 yang berasal dari fuel pump mobil taksi yang keruh mengandung gum dan sulfur melebihi batas maksimum dan mengandung beberapa jenis logam (Cu, Zn, Fe, Pb).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampel-sampel tersebut diambil dari Pool taksi Gamya pondok Bambu (5 sampel), SPBU condet (2 sampel), Pool Taksi Putra Tanjung Barat (3 sampel), SPBU Tanjung Barat (2 sampel), dan SPBU MT Haryono (2 sampel).
(gst/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk