Belum juga pesonanya luntur, ketika lintasan tes VW Ehra-Lessian akhirnya menghantarkan Bugatti Veyron 16.4 Super Sport kepada gelar Guinness Book of Record.
Hal itu karena sebonggol mesin Turbocharger berdaya maksimal 1.200 Hp dan sokongan torsi sebesar 1.500 Nm berhasil mendorong mobil sampai pada kecepatan 431 km per jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah pertamanya, Koenigsegg harus melakukan pencacahan data kecepatan rekor dunia pada Bugatti, untuk diaplikasikan pada mesin yang paling sempurna yang dimiliki Koenigsegg saat ini, yakni Agera.
Koenigsegg Agera merupakan supercar terbaru mereka, yang diperkenalkan tahun ini saat gelaran Geneva Motor Show, yang memiliki bobot tubuh 1.290 kg.
Koenigsegg Agera memang hanya dipersenjatai mesin V8 berkapasitas 4.7 liter, yang mampu memproduksi tenaga mencapai 898 Hp dan sokongan torsi 1.100 Nm.
Kecepatan maksimalnya yang mencapai 390 km per jam juga masih jauh dari Bugatti Veyron, tapi sedikit sentuhan modifikasi saja, Koenigsegg tetap optimistis bisa memecahkan rekor kecepatan dunia tersebut.
Dan bila ancaman dari Koenigsegg belum dianggap serius oleh Bugatti, sebuah Shelby US berbasis supercar juga sedang mengolah diri untuk memecahkan rekor kecepatan yang sama.
Rekor Buggati yang membuat heboh itu memang membuat produsen mobil super lain iri. Selain Koenigsegg, SSC Ultimate Aero pun mencoba mendapatkan kembali mahkotanya yang direbut Bugatti.
(bgj/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan