Porsche Akan Lebih Irit BBM di AS

Porsche Akan Lebih Irit BBM di AS

- detikOto
Senin, 16 Agu 2010 11:36 WIB
Porsche Akan Lebih Irit BBM di AS
Detroit - Pabrikan mobil sport asal Jerman, Porsche AG akan memenuhi standar efisiensi bahan bakar Amerika yang ketat, yakni 35,5 mpg atau 15 km per liter pada 2016 mendatang, pada semua produknya yang dipasarkan di Amerika.

President Porsche Amerika Utara Detlev Von Platen, melalui wawancara di Reuters (16/8/2010) mengatakan standar efisiensi BBM tersebut merupakan tantangan tersendiri bagi produsen mobil mewah.

Porsche akan mengandalkan dua model hybrid mereka, Panamera dan Cayenne yang efisiensi BBM-nya akan ditingkatkan sebanyak 15 persen dari sebelumnya hanya 10 persen di tahun 2016 mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah terkena bagian tersulit dari kompetisi pasar dengan adanya standar efisiensi BBM, dimana model sport terlaris Porsche 911, konsumsi BBMnya kurang dari 8 km per liter," ucap Von Platen.

Standar efisiensi BBM di Amerika akan berlaku mulai 2017 terhadap kendaraan kecil, termasuk juga light truk. Dan tentunya Porsche tidak bisa menganggap sebelah mata.

Soalnya, Amerika merupakan pasar terbesar Porsche selama beberapa dekade, dengan perolehan 28-30 persen penjualan global Porsche disumbang dari Amerika, atau
sekitar 23 ribu tahun ini.

Sementara itu, bergabungnya Porsche dengan Volkswagen memang tidak akan memiliki dampak langsung di Amerika, akan tetapi akan mempengaruhi kebijakan internal pabrikan mobil mewah tersebut.

Dua perusahaan Jerman yang berbagi platform tersebut akan semakin efisien, sehingga tidak hanya memproduksi mobil dengan tetap mempertahankan karakternya masing-masing.

"Tapi juga membuat mobil yang memenuhi standar efisiensi BBM di seluruh dunia, tidak hanya Amerika saja, tapi juga Eropa dan China," tegas Von Platen.

Porsche memasuki pasar Amerika pertama kali di New York pada tahun 1950, diikuti kota-kota besar di Timur Laut, Florida dan California.Β  Dan 29 persen penjualan Porsche dari pasar Amerika adalah di California.



(bgj/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads