PT Honda Prospect Motor, melalui Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jualnya, Jonfis Fandy mengatakan, kedua model yang juga dipasarkan di Indonesia tersebut aman dari recall.
"Accord dan Civic disini (Indonesia) aman, karena beda desain ignition interlocknya," ujarnya ketika berbincang disela-sela Honda Mid Year Media Gathering, di Ritz Charlton Jakarta, Kamis (12/8/2010)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu juga dengan prinsipal Honda di Jepang, belum memerintahkan untuk melakukan penarikan kembali kedua model sedan dari Honda tersebut.
"Jadi kalau emmang harus recall, kita pasti umumkan," ucap Jonfis.
Accord dan Civic ditarik karena cacat pada komponen mobil yang bisa mengakibatkan mobil bergerak sendiri ketika mobil diparkir dengan tidak benar. Honda meyakini komponen ignition interlock yang menjadi biang keroknya.
Komponen ini yang menahan kunci kontak tetap berada di lubangnya ketika transmisi mobil tidak berada di posisi P atau parkir. Begitu tuas dipindahkan ke P, kunci harusnya bisa dicabut.
Nah sistem ini bisa rusak jika sudah lama atau dimakan usia. Jika hal ini terjadi, kunci bisa lepas meski mobil tidak ditempatkan pada posisi P. Jika transmisi tidak pada posisi P dan rem tidak ditarik, mobil bisa menggelinding dan tabrakan bisa terjadi.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu