Fenomena ribuan fuel pump mobil jebol marak terjadi beberapa minggu lalu. Tapi hingga kini belum ada pihak yang mau bertanggung jawab.
Pertamina yang disangka menjual bahan bakar khususnya Premium pun enggan disalahkan
meski banyak kalangan menenggarai kualitas Premiumlah yang menjadi biang kerok.
Perusahaan minyak nasional itu pun akhirnya menggandeng angen tunggal pemegang merek (ATPM) untuk mencari penyebab pasti masalah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penelitian masih berlanjut terus sampai sekarang. Pertamina meneliti, ATPM meneliti. Janganlah kita saling menyalahkan," tandas Djaelani.
Untuk meneliti kandungan Premium tersebut baik Pertamina maupun ATPM menurut Djaelani menunjuk tim dari Institute Teknologi Bandung (ITB) untuk meneliti dan mencari tahu kemungkinan masalah yang ada di Premium.
"Tidak lama lagi kita bersama ATPM akan ke Bandung melihat hasil penelitian Premium. Jadi lebih baik kita tunggu saja," imbuhnya.
Beberapa waktu lalu memang terjadi fenomena aneh dimana ribuan fuel pump mobil jebol. Banyak kalangan menduga hal ini disebabkan karena kualitas bahan bakar khususnya Premium yang memburuk.
Sebab mobil yang jebol bukanlah hanya satu merek, melainkan merata di hampir seluruh merek mobil yang ada.
Bahkan perusahaan taksi terbesar di Indonesia, Blue Bird mengatakan kalau lebih dari 1.200 taksinya terkena fenomena aneh ini begitu pula dengan perusahaan taksi lain.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia