"Dalam waktu dekat ini sudah uji tipe, dari segi produk sangat baik. Artinya dari kualitas dan kekuatan Esemka sampai saat ini tidak ada masalah," tegas Corporate Secretary PT Autocar Industri Komponen (AIK) Oki Sanyoto kepada detikOto, Selasa (3/8/2010).
Oki menjelaskan hingga saat ini tidak ada perubahan rencana peluncuran Esemka. Esemka tetap akan diluncurkan pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang tidak lama lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada dua model yang akan diluncurkan yakni Sport Utility Vehicle (SUV) bernama Rajawali dan double cabin bernama Digdaya yang mengadopsi mesin berkapasitas 1.800 cc, 2.000 cc, 2.200 cc, dan diesel 2.500 cc. Sementara, penanggung jawab pemasaran PT Autocar sudah menjalin kerja sama dengan PT Solo Manufaktur Kreasi.
Dari segi harga, PT Autocar akan membandrol dari Rp 140 juta-Rp 180 juta. Kedua mobil ini dirakit dan dikembangkan oleh lima SMK yakni SMK 2 Solo, SMK 5 Solo, SMK Warga Solo, SMK Muhammadiah Borobudur dan SMK 1 Singosari.
Pemerintah sebelumnya menyatakan akan mendukung mobil nasional ini.
"Kita hanya lihat dari segi exercise, sekarang mereka lebih baik fokus dari segi pembelajarannya saja, tapi kita tetap dukung mereka," ujar Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan Joko Sutrisno beberapa waktu lalu.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu