Pada umumnya, ban yang tidak ramah lingkungan memakai Aromatic oil yang mengandung Polycyclic Aromatic hydrocarbons yang terdiri atas 8 elemen kimia berbahaya, yang sifatnya menyebabkan kanker, mutasi gen atau beracun.
Jadi, ketika ban dipakai, ia akan terkikis oleh permukaan jalan, dan berubah menjadi debu yang terhisap oleh kita, atau bahkan saat hujan debu tersebut bisa mengkontaminasi air tanah, yang tentunya sangat berbahaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, meskipun sudah mengurangi bahan yang tidak ramah lingkungan, bukan berarti kualitasnya jadi berkurang juga. karena Dicky menjamin bahwa untuk kualitasnya, sama sekali tidak ada pengurangan.
"Kita tidak mungkin mengorbankan kualitas hanya karena ingin ramah lingkungan, kualitas tetap sama, bahkan ban terbaru kami jadi lebih ringan 30 persen," ungkapnya.
Salah satunya adalah ban Accelera yang menghadirkan ban Ultra High Performance yang ekstra tipis, mulai ukuran 18 inci sampai 22 inci, juga ban dengan telapak terlebar untuk SUV dengan lebar 315 inci.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif