Konversi Mobil BBM ke BBG, Tujuannya Harus Jelas Dulu

Konversi Mobil BBM ke BBG, Tujuannya Harus Jelas Dulu

- detikOto
Selasa, 27 Jul 2010 14:33 WIB
Konversi Mobil BBM ke BBG, Tujuannya Harus Jelas Dulu
Jakarta - Wakil Presiden Boediono mewacanakan untuk melakukan konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG). Boediono pun menantang pabrikan mobil untuk membuat mobil BBG.

Konversi BBM ke BBG tersebut pun diharapkan bisa menjadi solusi paling realistis menghijaukan bumi dibandingkan dengan memasarkan mobil listrik atau bahkan hibrid.

Namun Boediono harus mempertegas kembali wacana tersebut agar semua masyarakat mengerti dan tidak salah tangkap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harus jelas dulu tujuannya, untuk efisiensi bahan bakar, go green (penghijauan) atau malah untuk menghilangkan subsidi," tanya Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto kepada detikOto, Selasa (27/7/2010).

Kalau tujuan dan arahnya jelas, maka pabrikan pun menurut Joko akan lebih mudah bergerak karena sebetulnya mereka sudah memiliki teknologi di bidang ini.

Sebab saat ini hampir semua pabrikan memiliki mobil yang mampu melahap gas sebagai bahan bakarnya. Pabrikan-pabrikan itu sebenarnya tinggal memilih saja, produk mana yang ingin mereka bawa karena pabrikan mereka juga sudah siap secara teknologi.

"Teknologi gampang, yang penting jelas arahnya dan konsisten," ujarnya. "Pemerintah juga harus menyediakan SPBU BBG di Indonesia sebelum melakukan konversi, apakah pemerintah siap?," tandasnya.

Sebelumnya Wapres Boediono sempat mencetuskan wacana konversi dari BBM ke BBG di pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2010 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta.

"What can you do industri otomotif Indonesia bersama-sama pemerintah, paling tidak bertahap menggantikan BBM ini. Ada satu teknologi yang sudah di depan mata kita yang sebenarnya tinggal satu sampai dua langkah lagi untuk bisa mengurangi polusi di kota besar yakni mengkonversi BBM ke BBG," cetusnya.

Gas menurut Boediono merupakan salah satu alternatif karena persediaannya jauh lebih besar dari minyak bumi yang saat ini makin berkurang. "Dengan mengubah BBM menjadi BBG di kota besar maka akan signifikan mengurangi emisi di negara kita," tandasnya. (syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads