Saat ini Indonesia masih menggunakan standar emisi Euro2 untuk bahan bakar yang beredar di masyarakat. Tapi tidak lama lagi Pertamina yang merupakan BUMN yang menyuplai BBM di dalam negeri berjanji akan meningkatkan standar itu tidak lama lagi.
Karena bila tidak ada aral melintang, rencananya Pertamina sanggup menyediakan BBM dengan standar yang lebih tinggi yakni Euro 3 atau Euro 4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini kita sedang mengembangkan bahan bakar dengan standar Euro 3 dan Euro 4. Kalau semua berjalan sesuai rencana, tahun 2016 bisa kita pasarkan," ujarnya.
Namun Joko menjelaskan naiknya standar bahan bakar tersebut masih menunggu instruksi dari pemerintah.
"Jika pemerintah setuju Euro 3 atau Euro 4 diimplementasikan, Pertamina akan committed untuk memproduksi bahan bakar dengan standar itu," jelasnya.
Nantinya Pertamina akan memprioritaskan kota-kota besar yang memiliki polusi tinggi terlebih dahulu sebagai pasarnya, baru kemudian disebar ke daerah lain di seluruh Indonesia.
"Dengan tetap memperhatikan kualitas dari RON, octane Number dan sulfur content parameter," tegasnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi