Sebab kapasitas tangki motor jauh lebih kecil dari tangki mobil sehingga waktu terendamnya fuel pump di motor jauh lebih sedikit.
"Itu terjadi di sistem injeksi motor. Kapasitas tangki motor kan paling cuma 3-4 liter saja, tidak seperti mobil yang bisa sampai puluhan liter," ujar Senior Manager Tech Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) Handy Hariko di markas Honda di Sunter, Jakarta, Kamis (22/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk yang menggunakan karburator, malah tidak terlalu dikhawatirkan. Karena bensin langsung ke karburator. Kalau bensinnya kotor, paling yang akan bermasalah adalah bagian spuyer di karburator.
"Paling spuyer karbunya mampet dan berkerak kalau didiamkan. Tapi kan tinggal bongkar karburator terus bersihkan. Beres. Jadi tidak terlalu mengkhawatirkan," tegas Hariko.
Pertamina yang selama ini menjual bensin Premium meyakini kalau tidak ada yang salah dengan Premium yang selama ini mereka jual. Premium pun sudah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas