Bahkan di Jepang, kondisi Yamaha Motor Co terpuruk dan berencana akan menutup lima pabrik motor mereka di Jepang dan sebuah pabrik perahu di Amerika pada 2012 mendatang.
Penutupan tersebut bukanlah kali pertama yang terjadi pada Yamaha. Karena pabrikan berlambang garpu tala pun ternyata juga sudah menutup pabrik sepeda motor di Italia tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari bulan Mei 2010, telah terjadi dampak dari krisis Yunani," ujar Chief Executive Officer Yamaha Hiroyuki Yanagi seperti detikOto kutip dari Business Week, Jumat (16/7/2010).
Yamaha tahun lalu sampai sempat mengumumkan kerugian. Ini adalah hal pertama sejak tahun April 1984 akibat penjualan yang anjlok 45 persen di Amerika Utara dan 25 persen di Eropa.
Kedua pasar tersebut memberi sumbangn 25 persen dari total pendapatan motor Yamaha, tapi ternyata malah jatuh hingga 31 persen dari tahun sebelumnya. Bahkan diperkirakan pasar kedua wilayah tersebut dapat jatuh lagi hingga dua kali lipat dari perkiraan.
Tapi ambruknya Yamaha di pasar Amerika dan Eropa sedikit terobati dengan pertumbuhan mereka di Asia termasuk Indonesia. Karena penjualan Yamaha di negara Asia dapat mengalami kenaikan melebihi 14 persen. Itulah sebabnya Yamaha berharap tahun ini mereka impas dan tidak akan mengalami kerugian.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas