Proton seperti diberitakan kantor berita Bernama, Senin (7/6/2010) menuturkan Volkswagen menolak bekerja sama dengan Proton karena VW memiliki prioritas lain.
Kabar ini menyebabkan penurunan saham Proton yang terbesar dalam 13 bulan terakhir, setelah upaya kemitraannya dengan dengan Volkswagen ditolak lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Proton turun sebanyak 5,9 persen menjadi 4,45 ringgit per sahamnya. Ini merupakan penurunan saham terbesar untuk Proton dalam sehari seperti dilansir Business Week.
Namun meski gagal lagi dengan VW, Proton akan melanjutkan strategi mereka yang sudah ada saat ini, yakni berkolaborasi dengan Mitsubishi Motor Corp.
Proton getol mencari mitra asing untuk membantu meningkatkan ekspor dan mengembangkan model baru untuk bersaing dengan Toyota Motor Corp dan Honda Motor Co di pasar dalam negeri.
Kebutuhan Proton untuk mitra strategis sangat penting pada saat ini, sebelum Proton menjadi ketinggalan jauh nantinya. "Inovasi dalam industri mobil bergerak cepat," ujar OSK Research Sdn. analyst, Ahmad Maghfur Usman.
Sementara VW tidak mau berkomentar banyak.
"Pembicaraan yang mungkin telah terjadi baru-baru ini tidak berjalan lagi dan tidak akan ada pembicaraan lebih lanjut," ujar juru bicara Wolfsburg, Germany-based Volkswagen, Peik Von Bestenbostel.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi