Tidak tanggung-tanggung, replika mobil super Buggati Veyron yang dibangun oleh sekelompok mahasiswa dari Universitas Jiaotong Xi'an, China ini dibangun dari 10.000 bungkus rokok bekas.
Ribuan bungkus rokok itu mereka kumpulkan dari teman-teman mahasiswa mereka yang rata-rata memang perokok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena ribuan bungkus rokok itu disusun di sebuah rangka mobil listrik hingga membentuk Buggati Veyron. Sehingga mobil ini pun benar-benar bisa berjalan meski hanya dengan kecepatan rendah.
Kreatifitas mahasiswa-mahasiswa China ini bukanlah tanpa tujuan. Sebab tujuan utama mereka membangun replika Buggati Veyron ini ternyata sangatlah bagus.
Karena replika Buggati Veyron ini mereka bangun untuk memperingati hari bebas merokok sedunia yang dirayakan 31 Mei silam. Dengan mobil replika ini mereka ingin menjelaskan bahwa merokok itu tidak baik untuk kesehatan.
Sebab bahaya merokok menurut mereka sudahlah sangat menakutkan. Selain menyebabkan banyak penyakit rokok juga ditenggarai menjadi penyebab kematian 1 dari 10 kematian orang dewasa dan diprediksi akan meningkat menjadi 1 dari 6 kematian di tahun 2030.
Setiap menit ada sekitar 10 juta rokok yang dijual sementara satu orang meninggal setiap delapan detik karena tembakau.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Beredar Info Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Fakta di Baliknya