Honda Scoopy Retro Yang Responsif

Test Ride

Honda Scoopy Retro Yang Responsif

- detikOto
Jumat, 04 Jun 2010 09:07 WIB
Honda Scoopy Retro Yang Responsif
Jakarta - Tidak bisa dipungkiri, Honda Scoopy yang baru saja diluncurkan akhir bulan lalu memang telah menarik antrean 3.000 orang untuk memilikinya.

Namun seperti apakah rasanya mengendarai motor yang mengendong mesin yang sama dengan Honda BeAT ini?

Setelah lama penasaran, detikOto pun akhirnya memperoleh keberuntungan untuk mengetes motor berharga Rp 13,5 juta ini langsung di pabrik perakitannya di Cikarang, Jawa Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilihat dari tampilan luarnya, motor ini memang sangat menggoda dan terlihat begitu fresh.

Bentuk headlamp yang membulat yang diaplikasi bersama dengan kaca spion yang berbentuk serupa, tampil menggemaskan. Apalagi bentuk buritan motor ini pun terkesan seksi dan montok.

Sudah puas memandangi, detikOto pun langsung menaiki motor yang disediakan dengan 3 pilihan warna ini.

Kesan pertama menaikinya, aura BeAT di motor ini sudah hilang dan sangat tidak terasa. Sebab selain memiliki model yang berbeda yakni Scoopy bergaya retro dan BeAT bergaya sporty, keduanya ternyata memiliki banyak perbedaan lainnya.

Karena bila BeAT memiliki ruang kaki yang terkesan sempit di dek tengahnya, hal tersebut tidak akan terasa di Scoopy.

Hal itu terjadi karena Scoopy memiliki dek yang lebih luas dari BeAT, sehingga tingkat kenyamanan pengendara tentu jadi semakin tinggi.

Ketika digeber, mesin 110 cc yang diusungnya langsung bereaksi, Scoopy pun langsung ngacir dengan mudahnya.

Dan menurut detikOto, respons yang diberikan motor ini sedikit lebih baik dari saudaranya, BeAT.

Nah ketika melaju, dek tengah yang lebih besar tadi sangat terasa manfaatnya. Sebab dengan tingkat kenyaman yang lebih tinggi, pengendara pun jadi lebih leluasa bermanuver di jalan.

Dan meskipun Scoopy memiliki bobot yang sedikit lebih berat daripada BeAT, motor yang dipercaya menjadi trendsetter motor retro ini terbukti berhasil membuktikan kelincahannya.

Handling Scoopy terasa menyenangkan dan asyik diajak meliuk-liuk. Begitu pula dengan suspensinya yang lumayan empuk terbukti mampu meningkatkan tingkat kenyamanan pengguna.

Asyiknya lagi, ketika memasuki trek lurus sepanjang sekitar 200 meter, Scoopy juga berhasil berakselerasi dengan mantap.

Dari diam sampai 60 km/jam dengan cara ngegas yang diurut teratur, Scoopy mampu berakselerasi hanya dalam waktu sekitar 11 detik saja. Dan bisa menyentuh angka 90 km/jam.

Sebuah hasil yang bagus mengingat trek pengetesan yang sangat pendek. Karena bila disediakan trek yang lebih panjang, Scoopy tentu bisa berlari dengan lebih kencang lagi.

Dan akhirnya, dengan semua kemampuan yang dimiliki serta penampilannya yang menyegarkan, Scoopy sepertinya sangat pantas menjadi pilihan karena bisa menjadi pemuas dahaga pecinta roda dua Indonesia. (syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads