Kolaborasi antara timur dan barat ini berhasil membuktikan hal lain dengan meluncurkan konsep sebuah mobil yakni YeZ yang mencontek kerja fotosintetis pada tumbuh-tumbuhan.
Mobil yang diluncurkan di ajang World Expo di Shanghai ini diklaim dapat menyerap karbondioksida dari udara dan mengubahnya menjadi energi listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menggerakan YeZ memang dibutuhkan suatu energi listrik, namun karena di desain untuk menjadi sahabat alam, energi listrik pun didapat YeZ dengan mengkonversi berbagai kekuatan alam seperti sinar matahari, angin maupun karbondioksida.
Uniknya lagi, tubuh YeZ terbuat dari sebuah bahan bernama MOFs yang mampu menyerap karbondioksida. Tubuh YeZ ini mampu menangkap karbondioksida dan molekul-molekul air di udara dan menghasilkan arus listrik.
Dengan segala kemampuannya ini, YeZ pun menjadi sebuah mobil yang seolah dapat bernafas dan mewujudkan ambisi SIAC dan GM untuk menghijaukan produk-produknya pada 2030 mendatang. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun