Kamis, 06 Mei 2010 12:36 WIB

Panther Setia dengan Diesel

- detikOto
Jakarta - Dalam perjalanannya sejak pertama kali diluncurkan pada 1991 silam, Panther selalu setia menggunakan mesin diesel yang terbukti lebih irit dibandingkan dengan mesin bensin.

"Kami akan tetap gunakan mesin diesel, karena bila bicara tentang Panther, orang pasti langsung berpikir diesel. Karena itu kami akan selalu setia dengan mesin ini," ujar Presdir PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Johannes Nangoi di Bogor,(5/5/2010).

Dan walaupun masih belum menggunakan teknologi terkini, untuk masalah keiritan, Johannes berani mengadu mesin diesel yang digendong mobil yang sudah memiliki empat generasi tersebut.

"Untuk urusan irit, Panther kan sudah lebih pengalaman, karena ketika pabrikan lain masih main di bensin, kita sudah fokus di diesel," jelasnya.

Saat ini Panther menggunakan sebuah mesin diesel berkapasitas 2.5 liter direct injection berkode 4JA1L yang mampu sudah terbukti selama sekian tahun irit bahan bakar. Karena keiritannya itulah tidak salah bila tagline mobil ini adalah pilihan orang pintar.

Ekspor 3 Negara


Macan hitam milik Isuzu itu ternyata sudah sejak lama mengaum dan diterima dibeberapa negara. Isuzu Panther yang merupakan rakitan asli Indonesia hingga saat ini sudah diekspor ke tiga negara.

Ketiga negara tersebut adalah Filipina, Vietnam dan India. "Sebenarnya ada banyak yang minta, tapi kebijakan target negara ekspor ada di prinsipal kami di Jepang, bukan di kami," ujarnya.

Padahal bila IAMI diberi keleluasaan untuk memilih negara yang akan menjadi target ekspor bisa jadi mobil 5 pintu ini akan mewarnai jalanan di puluhan bahkan lebih dari seratus negara.

Di Vietnam, Isuzu Panther diberi nama baru yakni Isuzu Hi-Lander. Sementara di Filipina Panther dinamai dengan nama baru Crosswind, sedangkan India, Isuzu berkolaborasi dengan Chevrolet dan melahirkan Chevrolet Tavera yang sama dengan
Panther.

"Negara-negara itu butuh sebuah mobil yang mampu menampung banyak penumpang dan membawa banyak muatan, karena itulah Panther disukai. Apalagi mesin diesel kami kan sudah terbukti irit," tutupnya.



(syu/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya