Penyebabnya Hyundai H-1 belum mengandung 40 persen ASEAN kandungan lokal sebagaimana tercantum dalam skema kerja sama perdagangan bebas (AFTA).
"Iya kami harus menunda pengiriman H-1 ke pasar mobil Thailand karena kandungan 40 persen belum terdapat pada H-1. Dan baru bisa dipenuhi pada Juli, dan Agustus sudah mulai ekspor," kata Presiden Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia Jongkie D. Sugiarto di Bali akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
kerja sama perdagangan bebas (AFTA) yakni memenuhi kandungan ASEAN lokal konten sebesar 40 persen. Dengan adanya itu maka Hyundai H-1 dipastikan bebas bea impor.
Rencananya PT HMI akan ekspor sebanyak 100 unit hingga 150 unit. Selanjutnya setelah Thailand, PT HMI akan mengeskpor Hyundai H-1 ke ke negara lain, seperti
Filipina dan Singapura.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!