Ford Diam-diam Permak Everest

Ford Diam-diam Permak Everest

- detikOto
Kamis, 01 Apr 2010 14:37 WIB
Ford Diam-diam Permak Everest
Pangandaran - Ketatnya persaingan kendaraan Medium Sport Utility Vehicle (SUV) di tanah air membuat Ford melakukan facelift Ford Everest.

Meski tidak disertai perubahan secara besar-besar namun Ford Everest diyakini bakal menempati hati konsumen tanah air pada akhirnya.

Adapun wilayah di Jawa Barat yakni Pangandaran menjadi saksi kehadiran Ford Everest facelift tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ford Everest kini tambah segar di bagian interior dan eksteriornya akibat penambahan kelengkapan yang bernilai dari Rp 13 juta - Rp 18 juta.

Fitur entertainment yang dimaksud adalah DVD, LCD 2 unit di bagian headrest, GPS, rear view camera,Β  wood panel, spoiler dan lain-lain. Sementara XLT bertransmisi otomatis dan manual akan semakin sempurna dengan penambahan kelengkapan tersebut.

"Ford Everest kini tambah lengkap dengan pengaplikasian fitur entertainmnet dan penambahan di bagian eksterior terbaru seperti tampilan spoiler baru," kata Presiden Direktur PT FMI Will Angove di Pangandaran, Jawa Barat.

Ford Everest facelift segara dipasarkan per 1 April 2010. Sementara dengan penambahan tersebut, PT FMI ternyata tidak memberat harga tambahan pada kosumennya. FMI tetap memasang harga lama Ford Everest.

"Kita harus semakin kreatif menanggapi ketatnyat persaingan SUV di Indonesia. Untuk itu improvement terhadap produk kita lakukan dengan tidak memberat konsumen. Harga Everest facelift tetap sama dengan harga lama dan itu berlaku per 1 April 2010," ungkap Direktur Marketing PT FMI Davy Tuilan di tempat yang sama.

Fitur Baru


Penjualan Ford Everest diakui Ford mengalami penurunan hingga 6 persen di tanah air karena pasokan Ford Everest ke Indonesia tersendat akibat mogok kerja sejumlah buruh pabrik di Thailand beberapa bulan lalu itu.

Untuk itulah Ford menambah fitur entertainment dan spoiler terbaru, dengan harapan dapat membalikan market share Ford Everest pada kondisi normalnya yakni 11 persen di pasar Medium SUV.

"Dengan improvement produk kita coba untuk dongkrak penjualan Ford Everest ke angka sebelumnya yakni 11 persen. Lebih dari itu, yang kita inginkan yakni membalikan ke angka 17 persen yang pernah dicapai pada 2008," harap Davy.

Sementara Davy meyakini angka itu akan tercapai karena pangsa pasar Ford Everest sudah sangat jelas di Indonesia. "Pangsa pasar kita bukan orang biasa. Mereka-mereka itu konsumen mapan yang butuh kendaraan," tambah Davy.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads