Adu Irit Absolute Revo

Adu Irit Absolute Revo

- detikOto
Senin, 15 Mar 2010 10:39 WIB
Adu Irit Absolute Revo
Jakarta - Pabrikan motor asal Jepang, Honda, sepertinya kembali ingin mengingatkan konsumennya bahwa merekalah raja motor irit. Hal ini Honda lakukan dengan menggelar Adu Irit Revo yang akan berlangsung di beberapa kota besar Indonesia.

Adu Irit Revo juga digelar Honda untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penghematan BBM.

Dan Kota Pahlawan Surabaya menjadi tempat adu irit ini pertama yang telah diselenggarakan pada 14 Maret lalu. Jakarta dan Bandung akan menyusul menyelenggarakan kontes serupa pada 28 Maret dan 1 April mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Adu irit Revo merupakan salah satu upaya kami untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penghematan BBM," ujar Direktur Marketing PT Astra Honda Motor Julius Aslan dalam rilis yang detikOto terima, Senin (15/3/2010).

Lomba irit ini sendiri tidaklah menggunakan track atau jalur khusus namun dilakukan di jalan umum. Hal ini menurut Honda akan efektif karena dapat memberikan suasana dan kondisi berkendara sehari-hari pada peserta.

Dengan kondisi mesin standard dan kondisi lalu lintas riil ini, diharapkan konsumsi BBM ideal pada Honda New Absolute Revo akan dapat dibuktikan sendiri oleh masyarakat.

"Secara teknologi, Honda Absolute Revo merupakan yang terdepan di kelasnya. Saatnya masyarakat membuktikan seirit apa motor ini," cetus Julius.

Lomba yang juga melibatkan civitas akademika dari perguruan tinggi terkemuka ini dibagi dalam dua kategori yakni kelas umum dan khusus (pelajar dan mahasiswa).

Kedua kelas tersebut akan menempuh perjalanan sejauh 15-25 km dimana motor yang terbukti paling sedikit mengkonsumsi bensinlah yang akan menjadi pemenangnya.

Absolute Revo 110 sendiri merupakan salah satu produk yang menjadi tulang punggung penjualan AHM. Penjualannya terus meningkat. Bulan lalu saja Honda Absolute Revo110 mampu terjual hinggaΒ  84.469 unit atau melonjak sekitar 40%
dibandingkan dengan 60.510 unit yang terjual pada bulan Februari 2009.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads