Captiva yang ditarik dari pasar China adalah Captiva yang dibuat di pabrik mobil yang berada di Korea Selatan. Sedangkan Captiva yang dijual di Indonesia adalah ahsil produksi dari Thailand.
Hal tersebut diungkapkan oleh PR and Corporate Communication Manager PT General Motors Autoworld Indonesia (GMAI) Kiki Fajar ketika berbincang dengan detikOto, Minggu (14/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GMAI sendiri merupakan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Chevrolet di Indonesia yang memasarkan varian Chevrolet Captiva. Selama ini Captiva bahkan telah menjadi tulang pungung penjualan Chevrolet di Indonesia.
Lebih lanjut Kiki menjelaskan, karena perbedaan pabrik itulah maka setiap recall sebuah produk di sebuah pabrik tidak akan berpengaruh pada pabrik lain. "Karena vendor yang memasok part-nya kan juga berbeda," cetusnya.
Namun bila memang ada kebijakan untuk menarik kembali sebuah produk yang sama dengan yang di pasarkan di sebuah negara, pihaknya tentu akan melakukan langkah-langkah preventif walaupun hingga saat ini Kiki mengakui belum ada sama sekali keluhan terhadap Captiva.
"Kalau memang di China seperti itu, kami akan respon. Kami akan panggil pemilik Captiva untuk mengecek dan menjelaskan semuanya, meskipun sampai saat ini belum ada keluhan sama sekali," paparnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Shanghai GM yang merupakan sebuah perusahaan patungan antara General Motors Corp GM.UL dan China's SAIC Motor Corp akan menarik Captiva dari pasaran China karena terindikasi ada masalah pada bagian kemudi. Captiva yang akan ditarik adalah Captiva yang mereka impor dari Korea Selatan. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas