Toyota Kecewa dengan GM

Toyota Kecewa dengan GM

- detikOto
Rabu, 10 Mar 2010 12:49 WIB
Toyota Kecewa dengan GM
Jakarta - Diler-diler Toyota di Amerika marah pada General Motors. Soalnya, baru-baru ini GM telah memberikan insentif pembelian khusus pada konsumen, yang dirancang agar para konsumen tersebut menjauhi produk Toyota dan Lexus.

Sebagian besar orang, mungkin melihat ini hanya sebagai teknik pemasaran yang cerdas untuk mempromosikan mobil di belakang derita recall Toyota, namun sekelompok lain tidak terlalu senang dengan kampanye pemasaran seperti ini.

Soalnya, diler Toyota telah menduga bahwa dana pembayar pajak Amerika yang digunakan untuk dana insentif ini. Apalagi setelah mengetahui 60 persen saham GM dipegang oleh pemerintah Amerika.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

GM mungkin sebagian besar dimiliki oleh pemerintah AS, tapi tetap perusahaan yang otonom, dan tidak ada seorang pun dapat mengatakan dengan pasti jika keputusan pemasaran, dengan cara apapun, dipengaruhi oleh para pejabat di Washington.

Namun, diler-diler Toyota tersebut tetap tidak mau merubah anggapannya. Penggunaan dana pajak untuk mendanai taktik yang tidak adil sengaja dilakukan untuk melemahkan bisnis mereka.

"Diler Toyota di seluruh negeri adalah pemilik bisnis yang merangsang ekonomi lokal dan membayar pajak kepada pemerintah," kata Presiden Toyota National Dealer Council, Paul Atkinson, dalam rilis resminya, Rabu (10/3/2010)

Toyota National Dealer Council yang mewakili sekitar 1.250 diler Toyota di seluruh Amerika Serikat, mengklaim bahwa penggunaan dana pajak untuk tujuan ini adalah sembrono, tidak adil dan merugikan seluruh industri otomotif.

"Membuat saya dan diler-diler Toyota lainnya merasa, kami membayar pajak hanya untuk meruntuhkan bisnis kami sendiri," tambahnya.

Sudah saatnya bagi pemerintah Amerika untuk menghentikan insentif pendanaan dari pajak yang bisa menjadi pemangsa bisnis lain ini, yang juga bisa mencegah sesama warga Amerika melakukan bisnis dengan Toyota.

(bgj/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads