Hal tersebut disampaikan Head of Commerce Commitee Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Bambang Asmarabudi kepada detikOto di sela-sela pertemuan Federation of Asia Motorcycle Industries (FAMI) di Gumaya Tower Hotel Semarang, Jl Gajah Mada, Kamis (4/3/2010).
"Di Indonesia, peraturan itu masih himbauan. Tapi mungkin ke depan, industri juga bersiap membuat inovasi agar lampu nyala secara otomatis saat dihidupkan," paparnya.
Β Β Β
Di negara lain, lanjut Bambang, sepeda motor diotomatisasi agar lampunya menyala saat mesin motor dihidupkan. Itu dilakukan karena ada peraturan lampu wajib dinyalakan pada siang hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β Β Β Β Β Β Β
Ia mengatakan, dalam pertemuan yang diikuti 7 negara itu, isu keselamatan dan lingkungan dibincangkan lebih banyak. Itu terkait dengan evaluasi bahwa sepeda motor harus aman dan tak merugikan lingkungan.
Β Β Β Β Β Β Β
"Individu (pengendara) memang sangat berperan dalam isu keselamatan, tapi industri tak boleh tinggal diam," katanya.
Β Β Β Β Β Β Β
Selain itu, industri dituntut menciptakan inovasi yang ramah lingkungan. "Agar polusi tak kian menjadi," imbuhnya.
Masalah-masalah itu dibagi dalam FAMI Meeting selama pertemuan dua hari, pada 3-4 Maret. Tiap anggota saling belajar mengenai peta, inovasi, dan prospek industri sepeda motor.
Β Β Β Β Β Β Β
Dalam pertemuan itu, apa yang membanggakan dari Indonesia?
"Tingkat penjualannya. Tapi ini serius, tingkat penjualan terus meningkat dari waktu ke waktu," ujarnya sambil tertawa.
Β Β Β Β Β Β Β
AISI merupakan anggota FAMI. Selain itu, anggota FAMI berasal dari 6 organisasi industri sepeda motor di Asia. Sekitar 100 orang hadir dalam FAMI Meeting kali ini.
(try/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?