Dua pabrik yang berada Kentucky dan Texas rancananya akan ditutup sementara
sampai 14 hari kerja. Penutupan ini menambah jumlah pabrik Toyota yang ditutup. Bulan ini saja tercatat sudah enam pabrik Toyota di Amerika Utara yang ditutup.
Pabrikan asal Jepang ini memang sedang dirundung duka, di Amerika Serikat produk mereka banyak dihujat karena masalah pada pedal gas, karpet dan rem. Akibatnya penjualan Toyota di Januari jatuh di bawah angka 100.000 unit, terendah sejak tahun 1999.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu memberi kita beberapa fleksibilitas. Ini juga berguna untuk menjaga persediaan," ujar Goss seperti dilansir Detroit News, Rabu (17/2/2010).
Aksi penutupan pabrik pun ternyata tidak akan berhenti sampai disitu, karena setelah menutup pabrik Toyota di Texas yang mempekerjakan 2.000 pekerja dan Gorgetown yang mempekerjakan 6.600 pekerja, Toyota pun ternyata juga sudah memiliki rencana untuk menurutp pabrik-pabrikny seperti di San Antonio pada bulan Maret dan April mendatang.
Namun meski begitu, Toyota akan terus membayar para pekerjanya tersebut meskipun mereka nganggur di pabrik.
Hingga saat ini sudah 8,5 juta unit mobil-mobil Toyota yang ditarik dari pasaran dalam rentang waktu beberapa bulan ini, angka itu termasuk 437 ribu unit Prius dan 8.000 unit Tacoma yang baru saja ditarik dari peredaran.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes