Permasalahan pada pengarah laju mobil tersebut, membuat pengemudi menjadi sulit untuk menghentikan mobil, karena tekanan power steering pada kompartemen mesinnya lebih lemah dari semestinya.
Seperti dilansir Reuters, Rabu (10/2/2010) Toyota mengatakan, permasalahan tersebut bisa menguras minyak rem, sehingga membuat pedal rem menjadi lebih keras dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menghentikan kendaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, selain Prius dan Camry, regulator keamanan berkendara di Amerika juga mengatakan saat ini mereka sedang meninjau puluhan keluhan tentang masalah kemudi potensial lebih baru pada Toyota Corolla.
Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor Joko Trisanyoto mengaku belum mengetahui kabar penarikan Camry ini. "Terus terang kita belum dengar, kita belum dapat notofikasi dari Toyota Motor Corp sebagai prinsipal," ujarnya di kantor Toyota, di kawasan Sunter, Jakarta. (bgj/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Beredar Info Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Fakta di Baliknya