Tercatat sejak tahun 1971 recall dikenal secara resmi ketika itu pabrikan mobil Amerika General Motors-lah yang pertama kali melakukannya. GM ketika itu bahkan sempat menarik sekitar 6,7 juta unit mobilnya karena terjadi beberapa kesalahan pada mesin mobil.
Berikut daftar kejadian recall besar-besaran yang detikOto kutip dari Reuters, Minggu (7/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1981: GM kembali menarik 5,8 juta mobil karena ada baut yang longgar di suspensi yang kemudian berimbas pada kenyamanan berkemudi.
1996: Ford menarik lebih dari 8 juta kendaraan karena kesalahan pada ignition swtich yang sering membuat hubungan arus pendek dan berakibat pada kecelakaan.
Juli 1998: GM merecall 1 juta mobil Cadillac, Pontiac dan Chevrolet karena dalam beberapa kasus airbag mengembang secara tidak terduga.
Agustus 2000: Produsen ban Bridgestone menarik lebih dari 14,4 juta ban tipe ATX, ATX II dan Wilderness baik yang sudah terpasang di mobil Ford Explorer atau punyang terjual di toko-toko.
2004: GM menarik 4 juta pick up mereka akibat ada masalah di kabel bagian belakang mobil.
April 2005: GM kembali menarik lebih dari 2 juta kendaraan untuk memperbaiki berbagai potensi cacat keamanan. GM mengatakan ada masalah sabuk keamanan di bangku baris kedua pada 1,5 juta full-size pickup dan SUV model tahun 2003 sampai 2005.
Oktober 2005: Toyota menarik 1,4 juta mobil diseluruh dunia termasuk sedan andalan mereka, Corolla dan 15 model laun karena ada masalah di switch headlight.
Desember 2007: Chrysler mengatakan akan menarik lebih dari 575 ribu mobil mereka karena masalah pada gear shift. Recall ini melibatkan mobil-mobil seperti Dogde Dakota, Durango, Ram vans dan Ram pickup model tahun 2001-2002.
Agustus 2008: GM merecall 857.735 unit kendaraanΒ yang dilengkapi dengan sistem pemanas dengan cairan wiper yang dapat menyebabkan hubungan arus pendek.
September 2009: Toyota mengumumkan untuk menarik 3,8 juta mobilnya dari pasaran karena karpet lantai mobil dan pedal gas yang sering kali nyangkut. Karena kesalahan ini, tercatat 5 orang meninggal dunia. Penarikan besar-besaran ini membuat pabrikan lain seperti Peugeot-Citroen juga ikut-ikutan merecall 100.000 Peugeot 107s dan Citroen C1sΒ yang dibuat di Republik Ceko, dimana ada sebuah pabrik 'bersama' antara Toyota dan Peugeot-Citroen.
Oktober 2009: Ford selesai menarik 14 juta mobilnya karena ada kesalahan yang terjadi pada cruise control deactivation switch.
Januari 2010: Honda menarik 646.000 unit Honda Jazz atau Fit karena ada masalah di window switch. Kesalahan ini bisa membuat percikan api bila switch tertembus air. Akibatnya seorang anak berumur 2 tahun tewas di Afrika Selatan pada tahun 2009 lalu.
Februari 2010: Menyusul insiden di Afrika, Honda di Indonesia menarik sekitar 3.000 lebih Honda City.
Februari 2010: Toyota juga menarik 216 ribu mobil mereka di Jerman dan 180 ribu unit di Inggris Raya terkait masalah pedal gas. Sementara itu, sekitar 8 juta kendaraan Toyota saat ini sedang diperbaiki secara global termasuk karena masalah karpet mobil. Setidaknya tercatat telah 19 kematian di Amerika Serikat terjadi akibat kesalahan ini. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar