Toyota Motor Corporation (TMC) menuturkan bahwa mobil-mobil Toyota yang dipasarkan di Asia dan Oceania (termasuk Indonesia) tidak terlibat dalam Safety Campaign berupa voluntary recall jutaan mobil tersebut.
"Kami berharap pelanggan Toyota di Indonesia tidak perlu khawatir menggunakan kendaraan Toyota sebagaimana mestinya," ujar Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor Joko Trisanyoto, dalam situs resmi Toyota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TAM menjelaskan mobil-mobil Toyota di Indonesia sudah jelas sangat berbeda dengan mobil di Amerika Serikat, sebab mobil Toyota yang beredar di Indonesia dirakit di Thailand dan mobil Toyota di Amerika Serikat dirakit di negara tersebut.
"Mobil Toyota di Indonesia aman, karena dirakit di Thailand secara pemasangannya juga sudah sangat berbeda dengan pabrik Toyota di AS," kata Product Planning Department PT TAM Bansar Maduma kepada detikOto, Jumat (29/1/2010).
Sementara itu Toyota-Astra Motor (TAM) tidak bertanggung jawab bila mana ada masyarakat Indonesia yang memiliki mobil CBU Toyota dari Amerika Serikat yang diperoleh dari Importir Umum (IU).
"TAM hanya bertanggung jawab dengan model Toyota yang dijual Toyota-Astra Motor saja, di luar itu kita tidak bertanggung jawab," ujar Marketing Communication Manager PT TAM Achmad Rizal.
Pengguna mobil CBU Toyota asal AS jika terkena recall haruslah meminta jawaban kepada Importir Umum yang memasarkan mobil-mobil Toyota tersebut.
"Secara teori dia harus kembali pada diler dimana dia membeli mobil tersebut, sebab pada dasarnya itu bukan produk yang kita jual," ucap Rizal.
Namun TAM siap membantu mencari spare part untuk kendaraan CBU asal Amerika jika diminta.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!