Emisi Gas Buang, RI Mesti Malu dengan Amerika Latin

Emisi Gas Buang, RI Mesti Malu dengan Amerika Latin

- detikOto
Kamis, 28 Jan 2010 16:07 WIB
Emisi Gas Buang, RI Mesti Malu dengan Amerika Latin
Jakarta - Soal emisi gas buang Indonesia sepertinya pantas untuk malu. Karena negara-negara di kawasan Ocenia dan Amerika Latin saja ternyata sudah mampu memasukkan mobil berstandar emisi gas buang Euro 4.

Padahal negara-negara di kawasan tersebut ekonominya tidaklah lebih baik dari Indonesia yang hingga saat ini masih bergelut di standar emisi Euro 2.

"Negara-negara di Amerika Latin dan kawasan Ocenia sudah minta mobil berstandar Euro 4 lho," ujar Overseas Sales & Marketing Section Head PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Bebin Djuana di Jakarta, Kamis (28/1/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suzuki Indonesia sendiri saat ini sudah mengekspor produk-produknya terutama APV ke- 82 negara termasuk Amerika latin dan Ocenia tadi.

Bahkan menurut Bebin di negara-negara Amerika Latin malah sudah meminta sebuah mesin yang mampu meminum maksimal 8 persen alkohol.

"Jadi negara-negara itu mau menggunakan alkohol sebagai peningkat oktan, mereka kepikiran saja ya, padahal negara kita belum kemana-mana nih," ujarnya.

Sebenarnya agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil di Indonesia menurut Bebin tidaklah terlalu sulit bila harus menyediakan mobil-mobil dengan standar emisi Euro 4, karena di negara asal semua pabrikan memang sudah memiliki mobil dengan standar itu.

Tapi yang jadi masalah adalah sarana dan prasarana untuk menunjang itu semua. Sebab tanpa prasarana seperti SPBU dengan bahan bakar yang sesuai dengan standar Euro 4 di seluruh Indonesia, teknologi itu dianggap akan percuma.

"Kalau pemerintah mau, saya yakin seluruh ATPM sanggup, paling juga 3 bulan siapkan komponen untuk Euro 4, tapi masalahnya, sanggup tidak pemerintah siapkan prasarananya di seluruh Indonesia. Jangan sampai ada anak Jakarta yang mau kuliah di Medan misalnya, terus bawa mobilnya dari Jakarta, eh di Medan mesin mobil itu malah ngelitik," paparnya.

Pemerintah sendiri menargetkan 2012 mendatang seluruh mobil yang dijual di Indonesia dapat memenuhi stanadr emisi Euro 4.

Namun Pertamina sebagai penyalur bahan bakar paling dominan di negeri ini mengaku tidak sanggup dan hanya menyanggupi meningkatkan SPBU dengan standar bensin Euro 4 di seluruh Indonesia paling cepat pada 2020 mendatang.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads