Sketsa Mobil Listrik Bocor

Sketsa Mobil Listrik Bocor

- detikOto
Selasa, 26 Jan 2010 08:00 WIB
Sketsa Mobil Listrik Bocor
Stockholm - Saat ini semangat pabrikan-pabrikan roda empat untuk melangsungkan kampanye 'go green' tampaknya sudah semakin meningkat. Hal tersebut dapat dilihat dari persaingan semua produsen mobil di dunia untuk membuat mobil-mobil yang ramah lingkungan, tidak terkecuali Volvo.

Pabrikan mobil asal Swedia yang sahamnya baru saja diambil alih produsen mobil China, Geely tersebut saat ini diketahui sedang menyiapkan sebuah proyek mobil listrik terbaru yang kemungkinan beasr akan segera diluncurkan beberapa tahun mendatang.

Sketsa mobil listrik tersebut menurut insideline, Selasa (26/1/2010) didapat dari presentasi Volvo ke sebuah produsen baterai lithium ion EnerDel yang diketahui juga akan menjadi pemasok sember energi untuk mobil masa depan Volvo ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ketika dikonfirmasi juru bicara Volvo, Dan Johnston segera membantah dan mengatakan bahwa ini hanyalah gambar main-main orang Swedia dan Volvo tidaklah memiliki rencana untuk mengeluarkan mobil seperti itu.

"Kami tidak ingin seperti Prius, Anda akan melihat kelanjutan bahasa desain kami seperti di C30," pungkasnya.

Tapi kasus ini sepertinya mirip dengan kasus di tahun 2000 dimana Volvo juga kedapatan memiliki gambar Safety Concept Car, tapi karena banyak sekali masukan yang positif, Volvo akhirnya 'kalah' dan memasukan segala macam elemen di sketsa tersebut pada mobil produksi C30.

EnerDel sendiri sudah mengumumkan investasi mereka sebesar US$ 237 juta untuk sebuah pabrik baru agar bisa memenuhi permintaan baterai dalam kolaborasi EnerDel dan Volvo pada pengembangan C30 listrik.

C30 listrik sudah diperlihatkan Volvo di ajang North American International Auto Show di Detroit itu diaktifkan oleh baterai lithium-ion yang mampu memberi kecepatan maksimum hingga 130 km / jam.

Mobil itu pun diklaim mampu berakselerasi dari 0-100 km / jam hanya dalam waktu 11 detik dan mampu berjalan hingga 150 kilometer dengan kondisi baterai yang terisi penuh.

"Prototipe ini membantu kami mengidentifikasi tantangan teknologi utama, seperti kemasan baterai dan isu-isu keselamatan. Kita telah membahas tantangan tersebut tanpa mengorbankan tampilan keren C30 dan sensasi fun-to-drive. Saya sangat senang dengan hasilnya. C30 listrik di Detroit adalah sebuah produk yang lebih lengkap," ujar Director of Volvo Cars Special Vehicles Lennart Stegland seperti dilansir Autoevolution.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads