"Kita terus kembangkan mesin GEA dengan EFI dan selanjutnya ngebore-up mesin GEA, dan untuk mencapai itu kita sedang mencari industri piston dalam negeri," kata Koordinator RUSNAS Engine (Riset Unggulan Strategis Nasional) BPPT Nyoman Jujur ketika dikunjungi detikOto di BPPT, Senin (18/1/2010).
Jika hal itu memungkinkan kapasitas mesin mobil hasil kerjasama PT INKA dan BBPT ini nantinya akan menjadi lebih besar yakni 640cc dibandingkan sebelumnya yakni 600 cc. Sedangkan untuk bodinya BPPT menyerahkan pada pihak PT INKA. PT INKA yang bertanggng jawab atas pengebangan desain bodi GEA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini kita fokuskan untuk mengubah mesin GEA. Untuk mengejar itu membutuhkan waktu yang cukup panjang. Dari maping, assembling hingga tes ketahanan mesin. Semua membutuhkan trial sehingga menghasilkan kinerja yang baik," ungkap Nyoman.
Lebih dalam lagi, new GEA yang diklaim Nyoman getaran pada mesinnya akan lebih berkurang karena telah mengalami proses yang lebih dalam dan canggih untuk seukuran mesin berkapasitas kecil.
"Yang menarik dari mesin terbaru GEA adalah gejala getaran semakin kurang," jelas Nyoman.
(ikh/ddn)

Komentar Terbanyak
Pabrik BYD di Subang Digeruduk Ormas Lagi
Digeruduk Ormas, Sudah Segini Jumlah Pekerja Lokal di Pabrik BYD Subang
Hampir Separuh Pemilik Kendaraan di Indonesia Belum Bayar Pajak