Diberi nama EV LSV, yang merupakan kendaraan offroad listrik berkecepatan rendah, yakni hanya sekitar 40 km per jam. "Namun, pada akhirnya kecepatan menjadi tidak penting," ujar Mark McCormick, Managing Director of Polaris, seperti dilansir autoevolution, Senin (18/1/2010).
EV LSV diperuntukan bagi pasar militer, serta warga sipil ataupun badan-badan pemerintahan Federal. EV LSV ini dibangun sebagai kendaraan listrik offroad dengan kapasitas daya angkut mencapai 1.000 pounds.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polaris ini memiliki tiga modus pengoperasian untuk kegunaan yang berbeda. High untuk kecepatan, Low untuk mengangkut, dan Max untuk jangkauan maksimum. Baterai dapat diisi ulang melalui soket listrik AC 110 volt.
"Kami sangat antusias untuk memperkenalkan EV Polaris LSV ke pasar militer," tambah McCormick.
(bgj/ddn)

Komentar Terbanyak
Pabrik BYD di Subang Digeruduk Ormas Lagi
Digeruduk Ormas, Sudah Segini Jumlah Pekerja Lokal di Pabrik BYD Subang
Hampir Separuh Pemilik Kendaraan di Indonesia Belum Bayar Pajak