Daihatsu Hengkang dari China

Daihatsu Hengkang dari China

- detikOto
Senin, 11 Jan 2010 17:30 WIB
Daihatsu Hengkang dari China
Shanghai - Perekonomian China yang meningkat drastis ternyata tidak seluruhnya berbuah
manis, sebab bila sebuah pabrikan tidak siap menghadapi tingginya permintaan
pasar, bukan tidak mungkin pabrikan tersebut akan terdepak.

Hal itulah yang saat ini terjadi pabrikan mobil asal Jepang, Daihatsu yang mulai
tahun 2010 ini terpaksa harus hengkang dari China.

Seperti dikutip di situs resmi, Senin (11/1/2011), Daihatsu yang merupakan salah satu pemain awal di bisnis mobil di negeri Panda tersebutΒ  mengumumkan penarikan dirinya dari sebuah perusahaan joint venture dengan FAW Jilin Automobile Co,
Ltd.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pabrikan Jepang yang terkenal di China sebagai pembuat mobil kecil dan van ini dikabarkan harus rela menjual seluruh sahamnya di FAW Daihatsu (Jilin) Body Parts Co, Ltd, sebuah perusahaan pembuat suku cadang mobil di China ke FAW Jilin. Sebelumnya perbandingan saham Daihatsu dan Jialin di perusahaan bersama itu masihlah seimbang alias 50-50. Pengalihan saham itu sebenarnya sudah diumumkan pertengahan tahun lalu, namun baru berlaku efektif pada 4 Januari 2010.

Ketidak-beruntungan Daihatsu itu bermula dari rendahnya penjualan Daihatsu dan
minimnya produk yang ditawarkan di pasar mobil terbesar di dunia itu.

Dari Januari hingga Desember 2008 saja contohnya, walaupun Daihatsu berhasil
menjual 1.033 juta kendaraan, dengan pertumbuhan 4 persen dari tahun sebelumnya.
Namun laba bersih perusahaan ternyata telah mengalami penurunan pertama dalam
enam tahun terakhir.

Terlebih Xenia, satu-satunya model yang telah dibuat di China ternyata juga hampir tidak memiliki kinerja yang memuaskan.

Namun begitu, pabrikan tersebut berjanji masih akan melanjutkan perjanjian lisensi dengan mitra mereka dari China untuk mengembangkan teknologi bersama seperti padaΒ  mesin dan gearbox. Mobil Daihatsu seperti Xenia nantinya akan dikembangkan oleh FAW. (syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads