Mercy Segarkan C-Class dan E-Class

Mercy Segarkan C-Class dan E-Class

- detikOto
Jumat, 08 Jan 2010 17:07 WIB
Mercy Segarkan C-Class dan E-Class
Jakarta - Akhir Januari nanti, pabrikan mobil asal Jerman Mercedes-Benz akan memberikan kejutan emas bagi pecinta sedan premium di Indonesia.

Mercedes Benz melalui Mercedes Benz Indonesia (MBI) rencananya pada akhir Januari 2010 akan meluncurkan Mercedes-Benz C-200 facelift (1.800 cc) dan seri E Class yakni E200 dan E250

"Kita akan melakukan penyegaran C-Class dan E-Class 1.800 cc di Indonesia, yakni melalui serangkaian acara ke luar kota akhir bulan," kata Produk Manager PT Mercedes-Benz Indonesia Dhani M. Yahya kepada detikOto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski facelift MBI tentu tidak sekedar melakukan penyegaran pada sisi ekstrior dan interior, Mercy juga memberikan tenaga baru pada tenaga kedua mesin sedan premium tersebut, seperti Mercedes Benz E-Class 1.800 cc 5 speed transmisi otomatis. Mobil tersebut kini sudah bisa menghasilkan torsi sebasar 270 Nm yang sebelumnya hanya 250 Nm.

Sedangkan sisi ekterior dan interior Mercedes-Benz E-Class dan C-Class dipastikan akan semakin terlihat segar dan mewah dari versi sebelumnya.

Sementara, sesuai dengan konsepnya yang premuim tentu MBI tidak menghilangkan kenyaman sedan tersebut untuk itu karakter suspensi belakang yang tergolong nyaman tentu teraplikasikan pada varian-varian tersebut.

Data harga yang detikOto dapatkan dari diler Mercedes Benz yang teletak di jalan TB Simatupang, harga Mercedes-Benz C200 mulai dari Rp 522 juta hingga Rp 599 juta dan Mercedes Benz E200 dan E250 mulai dari Rp 829 juta dan Rp 899 juta. Saat ini warna yang tersedia adalah warna hitam saja.

Langsung Buka Inden

Tidak ingin mengulang kesalahan di tahun lalu akibat inden terlalu lama, Mercedes-Benz pun langsung membuka keran pemasanan 2 model ini sejak awal Januari 2010 sebelum waktu peluncuran akhir Januari 2010.

"Kita tidak ingin inden menumpuk jadi kita buka buku pemesanan dari awal Januari 2010, sebelum waktu peluncuran akhir Januari nanti," ujarnya.

Menurutnya kelangkaan itu sepertinya harus diantisipasi MBI sebab kegiatan produksi agar berimbang berimbang dengan datang inden yang semakin deras. "Jadi agar berimbang antara produksi dan memenuhi permintaan pelanggan," cetusnya.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads