Seperti halnya PT Astra International Tbk Daihatsu Sales Operation (AI-DSO)
selaku pemegang merek Daihatsu di Indonesia mengakui kenaikan harga di awal 2010
sekitar Rp 1 juta - Rp 2 juta.
Faktor tersebut dipicu pajak bea balik nama atau BBN yang menjadi momok setiap tahun bagi ATPM. Kenaikan pajak tak bisa dikompromi oleh penguatan nilai tukar rupiah yang sedkit banyak bisa menahan harga.
"Meski rupiah menguat, tetapi kita tidak bisa menghindari BBN karena tiap tahun kita menyesuaikan pajak itu," kata Sales Operation (AI-DSO) Suparno Djasmin kepada detikOto, Rabu (6/1/2010).
Kenaikan itu menurut Suparno bagi setipa model tetapi kenaikan tergantung tipe mobil. Semisalnya ada penambahan aksesoris atau tidak.
"Kenaikan itu berlaku untuk setiap model per Januari 2010, tetapi tergantung dari tipenya juga," ucapnya.
PT Nissan Motor Indonesia (NMI) juga akan menaikan harga mobil. Nissan akan menaikan harga mobil Nissan dari Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta perunitnya.
"Tidak alasan lain selain BBN membuat kita harus menaikan harga mobil, dan kenaikan harga kita kenakan hampir keseluruhan sejak awal 2009," kata Direktur Marketing NMI Teddy Irawan.
Seperti juga beberapa ATPM lain, PT Suzuki Indomobil Motor pun merilis harga terbaru untuk produk-produknya mulai bulan Januari 2010 ini. Terjadi kenaikan sebesar Rp 3-4 juta.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Suzuki Indomobil Motor, tercatat kenaikan terbesar terjadi pada varian crossover mereka, SX4 X-Over yang naik mencapai Rp 4 juta. sedangkan terendah, pada Carry Pickup, yaitu Rp 1 juta.
Tetapi berbeda dengan pabrikan Jepang lainnya yang bermain di Indonesia, Mitsubishi. Pabrikan berlogo tiga berlian itu malah belum berencana untuk meniakan harga kendaraan di Indonesia. Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) tetap menggunakan patokan harga di Desember 2009.
"Kita belum ada rencana untuk menaikan harga. Kita masih pakai harga Desember 2009," kata Public Relation KTB Jerry Amran.
Namun meski begitu PT KTB belum tentu bertahan dengan harga lama. "Tapi untuk kedepannya kita belum tahu, masih melihat pasar," jelasnya.
Sebelumnya Toyota menaikkan harga mobil hingga paling tinggi Rp 13 juta untuk mobilnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?