Di tahun 2009 inilah keperkasaan Honda selama sekitar 30 tahun mulai terusik oleh booming penjualan motor Yamaha. Hal tersebut dapat terlihat dari laporan bulanan tiap pabrikan yang dirilis oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
Dalam laporan bulanan tersebut dapat terlihat persaingan keduanya. Yamaha pun bahkan sempat mendahului jumlah produksi motor Honda selama dua bulan berturut-turut. Ini merupakan sebuah sejarah yang pertama kali terjadi di industri sepeda motor tanah air.
Pabrikan berlambang garpu tala tersebut tercatat berhasil menyudul Honda dan merebut posisi pertama pasar motor nasional pada bulan April, Juni, Juli silam. Namun dari Januari hingga November 2009 kemarin, Honda masih mempertahankan kinerjanya. Honda masih unggul dari rivalnya itu meski keunggulannya tipis yakni hanya sekitar 43.000 unit saja. Padahal di bulan November sama tahun 2008 lalu, Honda masih menikmati keunggulan sekitar 429.604 unit dari Yamaha.
Melihat perkembangan impresif dari pabrikan berlambang garpu tala itu, Honda pun langsung menyusun strategi dengan menggelontorkan banyak produk baru serta merencanakan untuk meningkatkan kapasitas produksi motor mereka di tahun 2010 mendatang.
Sementara itu meski bernasib kurang baik, Suzuki tetap bertahan di peringkat ketiga. Disusul oleh pabrikan motor Jepang lain seperti Kawasaki.
Tidak seperti Suzuki yang turun kinerjanya, Kawasaki merasakan perkembangan penjualan yang cukup signifikan di tahun 2009 ini. Kawasaki berhasil memperbaiki kinerja penjualan motor mereka dari tahun 2008 lalu dengan hadirnya Ninja 250 dan Athlete.
Dan melihat perkembangan pasar roda dua tanah air yang terus berkembang dari tahun ke tahun, pabrikan asal India seperti Bajaj dan TVS pun ternyata cukup serius menggarapnya.
Bahkan TVS kini sudah memiliki pabrik perakitan sendiri dan siap masuk ke AISI bersanding dengan pabrikan-pabrikan Jepang yang sudah lebih dahulu besar di Indonesia.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi