Penonton pun dibuat tercengang ketika kedua Freestyler itu meliuk-liuk dengan motor Honda BeAT.
Mesti hujan rintik siang itu sedikit menghadang, tetapi kedua Freestyler itu enggan mengendorkan tali gas yang menempel pada grip di tangan kanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka sengaja kita datangkan untuk meramaikan acara IMI Award 2009 di Bengkulu," kata Marketing Operation HSO Eko Saputro kepada detikOto di Pantai Panjang, Bengkulu.
Eko menjelaskan aksi kedua Freestyler itu terbukti mampu membuat pengunjung IMI Award 2009 di Pantai Panjang, Bengkulu terkejut meski minim waktu persiapan.
"Persiapan kurang dari 1 bulan untuk tampil di ajang ini. Akan tetapi mereka mampu membuat pengunjung terpana," jelas Eko.
Selain memasarkan motor yang memiliki logo mengepakan sayap itu, HSO sebagai distributor motor Honda juga mendidik anak muda asal Bengkulu yang memiliki bakat untuk melakukan aksi nekat. Hal itu juga sebagai salah satu sarana aktifitas anak muda yang ingin berniat menyalurkan bakat freestylernya.
"Kita ingin menyediakan sarana untuk mereka yang memilki bakat sebagai styler juga," ungkap Eko.
Dan jika berhasil lanjut Eko tentunya nama brand Honda di Bengkulu akan terangkat akibat aksi mereka. Sebab selama ini pandangan masyarakat Bengkulu tentang skuter Honda adalah mustahil untuk diajak bermanuver hebat.
"Dan kita juga ingin menunjukan pada konsumen kalau motor matic Honda bisa diajak stoppie, standing dan aksi-aksi lainnya," tandas Eko.
"Selain itu kita juga ingin merubah anggapan kalau motor Honda bukan untuk orang tua saja, tetapi sangat match bila dipakai sama anak muda yang energik," tambahnya.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat