Sebab di wilayah tersebut, pabrikan berlambang garpu tala ini sukses menjadi nomor 1 bahkan sejak bulan Februari silam.
"Market share kami disini mencapai 48 persen dan menjadi nomor 1 sejak Februari lalu," ungkap GM Marketing PT Thamrin Brothers (TB), Hasan Effendi di Palembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena dalam sebulan kami bisa menjual antara 16-20 ribu unit motor Yamaha," tandasnya.
Dari hasil tersebut skutik merajai penjualan di 50 dealer TB dengan komposisi hingga 40 persen sedangkan sport menyumbangkan 10 persen penjualan Yamaha.
"Sementara bebek menyumbangkan penjualan 50 persen, 25 persen dari bebek low end sekelas Vega series dan 25 persen lagi dari Jupiter series," terang Hasan.
TB sendiri menurut Hasan berencana akan meningkatkan target penjualan Jupiter setelah New Jupiter Z lahir dari sebellumnya hanya sekitar 1.000 unit perbulan menjadi 1.400 unit.
"Sebab sekarang saja, Jupiter baru ini sudah ada sekitar 300 unit yang inden dengan lama inden maksimal 1 minggu," pungkas Hasan.
Honda Bengkulu Bantah Klaim Yamaha
Namun klaim Yamaha unggul di Bengkulu ini dibantah oleh Honda Sales Operation Region Bengkulu.
"Sejak kehadiran kita di Bengkulu pada 2005, kita selalu menjadi pemimpin pasar roda dua Bengkulu," kata Kawil Region Head Bengkulu Irwan Prasetya kepada detikOto.
Sedangkan pada pasar motor di Bengkulu 2009, menurut Irwan market share Honda smencapai angka 47,1 persen, setingkat diatas Yamaha yang hanya mampu meraih market share sebesar 42 persen di 2009 (data Januari 2009 - November 2009).
Menurut data yang diterima detikOto dari Samsat Bengkulu volume penjualan Januari 2009 hingga November 2009, Honda mampu menjual sepeda motor sebanyak 20.397 unit dengan perolehan market share sebesar 47,1 persen.
Honda hanya mengakui keunggulan motor-motor matik Yamaha di Bengkulu. Data yang detikOto terima, periode Januari 2009 hingga November 2009 motor skutik Honda hanya meraup market share sebesar 30 persen, sedangkan rival terberatnya yakni Yamaha berhasil meraih market share sebesar 40 persen di penjualan motor matik Bengkulu.
"Kita akui masih punya masalah di matik, cuma tahun depan kita bisa merebut pasar hingga market share sebesar 50 persen," kata Irwan Prasetya.
Sementara menanggapi 2010, HSO berencana akan meningkatkan target penjualan Honda di Bengkulu akibat harga kelapa sawit yang semakin stabil. HSO berencana meningkatkan hingga 28 ribu unit Honda bakal terjual di 2010.
"Harga sawit saat ini semakin stabil, kemungkinan kita akan menargetkan 28 ribu unit Honda di 2010," ucapnya. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter