Hal itu dirasakan oleh PT Astra Daihatsu Motor. Bulan November lalu, Daihatsu secara total berhasil mencatat penjualan sebanyak 7.674 unit, sehingga menempatkan Daihatsu satu angka di bawah Toyota, dengan total penjualan tahun ini sebanyak 49.200 unit.
"Memang diakhir tahun ini, pasar mengecil, penjualan rata-rata mengalami penurunan," ujar Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra di Jakarta (3/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Daihatsu tetap optimis penjualannya bakal tetap lebih baik dari tahun lalu. Apalagi dengan produk-produk unggulannya, seperti Luxio yang sampai akhir tahun ditargetkan bisa terjual sebanyak 6.000 unit.
Penurunan penjualan mobil juga dirasakan oleh Honda. Meskipun tetap mengandalkan varian MPV terbarunya, Honda Freed, namun tetap saja penjualan Honda mengalami penurunan di bulan November ini.
Bila di bulan Oktober, secara total Honda dapat menjual sebanyak 5.354 unit, maka di bulan November, Honda hanya mampu mencatatkan angka penjualan sebanyak 4.070 unit.
Hasil tersebut, dikarenakan hampir semua produk Honda, kecuali Honda CR-V, mengalami penurunan, termasuk varian andalannya Honda Freed, juga mengalami penurunan meskipun bisa memberikan ssumbangan penjualan yang signifikan bagi Honda.
Berdasarkan data yang diperoleh dari PT Honda Prospect Motor, tercatat Honda Freed yang di bulan Oktober lalu berhasil terjual sebanyak 2.146 unit, menurun tajam di bulan November menjadi 1.764 unit.
Begitu juga produk Honda disegmen sedan, seperti Honda All New City yang di bulan Oktober bisa terjual 273 unit, menurun menjadi hanya 154 unit.
Di kelas medium, yaitu New Civic, Oktober lalu terjual sebanyak 187 unit, namun di November turun menjadi 149 unit. Sementara New Accord juga turun menjadi 36 unit, padahal Oktober sempat mencatat sebanyak 51 unit.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan