Hal tersebut terlihat dari pengumuman Suzuki yang berniat membangun sebuah pabrik produksi dan perakitan di negeri gajah putih itu untuk memproduksi mobil ramah lingkungan, sesuai dengan promosi pemerintah Thailand.
Tidak tanggung-tanggung, selain akan mulai dibangun pekan depan, Suzuki sepertinya tidak segan untuk menggelontorkan dana investasi hingga $ 225 juta agar pabriknya itu memiliki fasilitas-fasilitas seperti pressing, welding, painting, assembly hingga engine production.
Seperti detikOto kutip dari Just auto, Kamis (26/11/2009), Suzuki berencana akan segera memproduksi mobil dengan mesin berkapasitas 1.3 liter setelah pabrik mereka ini selesai dibangun.
Rencananya mobil tersebut akan mulai diproduksi pada bulan Maret 2012 dengan target hingga 10.000 unit mobil produksi hingga akhir tahun 2012 tersebut.
Pemerintah Thailand sebelumnya berjanji akan memberikan insentif seperti pemotongan pajak bila ada pabrikan mobil yang membangun pabrik di negara itu berbeda dengan Indonesia yang malah menerapkan kenaikan pajak yang cukup tinggi di segala sektor otomotif. Langkah Thailand itu pun langsung membuahkan hasil.
Karena Nissan sudah menyatakan akan mulai memproduksi mobil kecil terbaru mereka atau yang dikenal sebagai Micra di Eropa dan Jepang pada bulan maret tahun depan.
Tidak hanya Nissan, Toyota pun juga siap memproduksi mobil hibrid. Sedangkan Ford dan Mazda sudah pula beraliansi untuk membangun pabrik bersama untuk memproduksi Mazda2 dan Ford Fiesta.
Kalau begini sepertinya pemerintah jangan terus mengandalkan pajak dan harus lebih kreatif dalam berpromosi agar makin banyak pihak yang berinvestasi di negara kita ini. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans